Pengusaha Dubai Tertarik Investasi di Jabar

Maret 29, 2010 pukul 6:40 pm | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar
Kaitkata: ,

BANDUNG, RABU- Provinsi Jawa Barat mulai dilirik investor dari Dubai, Uni Emirat Arab. Kemungkinan besar, sektor yang akan dilirik yakni di bidang usaha mikro, kecil menengah atau UMKM. Hal ini karena 90 persen usaha di Jabar bergerak di sektor UMKM.

Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf seusai berdialog dengan perwakilan pengusaha dari Dubai dan anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jabar, di Bandung, Rabu (22/10).

Dede menilai, Dubai memilki peluang untuk menjadi investor di Jabar, untuk itu dia meminta HIPMI untuk merumuskan bentuk kerjasamanya. “Yang saya tahu, investor dari Timur Tengah agak susah datang ke negara ketiga seperti Indonesia. Biasanya mereka main di pasar modal, tidak langsung ke sektor rill, sehingga kerjasama ini perlu dipererat,” katanya.

Meski demikian, Dede belum melihat secara pasti bidang apa yang mereka minati. Akan tetapi umumnya pengusaha Dubai membeli produk di Indonesia untuk di ekspor. “Ketika tadi berbicara tentang pupuk cair, mereka tertarik, tapi saya yakin itu bukan untuk mereka pergunakan sendiri, akan tetapi diekspor lagi,” ungkapnya.

Wagub mengatakan, krisis global yang menyebabkan kenaikan inflasi memaksa Amerika Serikat melakukan pembatasan impor. Kondisi ini bisa saja mengancam nilai ekspor Jabar. Maka, menurutnya sudah waktunya Jabar mengalihkan negara tujuan ekspor terutama ke timur tengah.

“Mudah-mudahan ekspor ke Amerika (Serikat) bisa di subsitusikan ke Timur Tengah. Pasarnya masih cukup luas karena mereka menjadi pusat perdagangan di seluruh Asia,” tutur Dede.

Ia melihat Timur Tengah tidak terlalu merasakan efek dari krisis global. Hal ini dikarenakan negara-negara di kawasan itu tidak menginvestasikan modalnya di dalam negeri seperti Amerika, tetapi investasinya di luar negeri.

“Krisis ini hanya akan mengurangi profitnya bukan membuat negaranya kolaps,” tambahnya.

Ketua bidang Pariwisata HIPMI Jabar, Isnael Iskandar mengatakan ketertarikan pengusaha Dubai ke Jabar dikarenakan Jabar memiliki UMKM yang cukup banyak dan Bandung merupakan pusatnya. Selain itu, karena faktor kedekatan dengan ibu kota yang mampu mengefisienkan pengusaha Dubai untuk memantaunya.

“Tampaknya, mereka tertarik dengan UMKM di bidang garmen tekstil, furniture dan handycraft,” kata Isnael. Saat disinggung mengenai besarnya nilai investasi, dia mengatakan yang paling penting adalah pengusaha Dubai mau mengalihkan dananya yang ada di luar negeri ke Asia.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.