PMA menguasai investasi yogyakarta
Maret 29, 2010 pukul 6:33 pm | Ditulis dalam Manajemen diri | Tinggalkan komentarKaitkata: investasi, yogyakarta
YOGYAKARTA, RABU - Pascagempa iklim investasi di DI Yogyakarta terus membaik. Tahun lalu investasi yang masuk didominasi Penanaman Modal Asing atau PMA senilai 13,88 juta dollar Amerika, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri atau PMDN senilai Rp 61,04 miliar.
Awal tahun 2008 sudah ada investasi yang masuk dari PMA senilai 400.000 dollar Amerika untuk bidang industri pakaian jadi dan tekstil. ¨Kami yakin minat investor akan terus meningkat karena pemulihan pascagempa tergolongan cepat,¨ kata Kepala Sub Bidang Peningkatan Potensi Investasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY, Sugeng Purwanto, Rabu (20/2).
Dalam beberapa tahun terakhir, investasi yang masuk ke DIY didominasi oleh PMA. Mereka biasanya bekerjasama dengan para pengusaha lokal untuk membangun usaha tertentu. Ada juga yang PMDN tetapi jumlahnya tidak terlalu banyak. Ke depan PMA kemungkinan masih terus mendominasi mengingat sumber dana mereka cukup besar, katanya.
Menurut Sugeng, nilai investasi yang masuk pada tahun 2007 lebih tinggi dari 2006. Sebagian besar investasi tersebut di bidang usaha furnitur dan perdagangan. Tahun 2006 banyak investor yang masih ragu. Mereka cenderung menunggu sampai rekonstruksi pascagempa membaik dan iklim ekonomi kembali menggeliat, katanya.
Setiap investasi yang masuk harus mengurus izin dari pusat hingga ke pemerintah daerah. Sejak otonomi daerah Pemprov tidak memiliki wewenang apa-apa dalam hal penerbitan surat izin. Kami hanya mendata saja para investor yang masuk ke DIY. Izin diurus di pusat dan pemerintah daerah masing-masing. Karena tidak memiliki wewenang apa-apa, kami juga tidak dibebani target investasi, katanya.
Tinggalkan sebuah Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan Balasan
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.








